Search posts by:

Search posts by:

Newsletter successfully sent
Failed to send newletter

NewsSSESSMENTS: Harga Ethylene Menurun Karena Pasar Asia Memberikan Tanggapan Negatif Terhadap Harga yang Tinggi

Author: SSESSMENTS

Sebagaimana dicatat oleh SSESSMENTS.COM, harga ethylene menurun karena pasar Asia memberikan tanggapan negatif terhadap harga yang tinggi. Harga ethylene di pasar Asia bertahan pada tren naik setelah menembus level ambang batas pada bulan lalu sebelum anjlok secara signifikan pada pekan yang berawal tanggal 6 Juli. Pada tanggal 8 Juli, harga ethylene dalam basis CFR Asia Timur Laut tercatat berada pada harga $798-804/ton, turun antara $79-81/ton dari level yang tercatat pada tanggal 1 Juli. Demikian pula, harga ethylene di pasar Asia Tenggara merosot antara $39-41/ton juga dibandingkan dengan level yang tercatat pada tanggal 1 Juli, berada di level $748-754/ton dalam basis CFR Asia Tenggara pada tanggal 8 Juli.

SSESSMENTS.COM mencermati adanya beberapa faktor yang menekan harga ethylene di wilayah Asia Timur Laut. Pertama, penolakan para pembeli setelah harga ethylene menembus level ambang batas $800/ton pada tanggal 11 Mei. Sementara itu, harga bertahan pada level tersebut sepanjang bulan Mei, harapan para pembeli agar harga bergerak lebih rendah telah terjawab pada bulan Juli. Hal itu bisa terjadi mengikuti faktor kedua karena laporan tersebut mengatakan bahwa lebih banyak pasokan ethylene yang diperkirakan tiba pada bulan Agustus dari AS dan Eropa. Secara keseluruhan, permintaan ethylene asal AS diperkirakan masih lesu untuk sisa tahun 2020, oleh karena itu, para produsen dari wilayah ini akan mencoba untuk menembus pasar Asia. Ketiga, menurunnya permintaan dari turunan ethylene hilir, terutama SM dan MEG yang berdampak pada pemakaian bahan baku. Untuk MEG, sumber pasar mengatakan bahwa persediaan di Cina tersedia sekitar 1,4 juta ton sementara level penjualan di pasar domestik Cina masih tetap rendah. Sementara harga ethylene melandai, harga naphtha bergerak lebih tinggi pada pekan ini. Dibandingkan dengan level pada tanggal 1 Juli, harga naphtha melonjak $12/ton, berada pada harga $395/ton dalam basis CFR Jepang pada tanggal 8 Juli.

SSESSMENTS.COM menunjukkan bahwa harga ethylene akan mengalami kesulitan untuk kembali pada tingkat harga tinggi yang mereka dapatkan pada pekan sebelumnya dengan ketersediaan ethylene yang semakin banyak sebab sebagian besar pabrik di Cina dan Jepang sedang dalam proses untuk memulai kembali produksi setelah adanya maintenance rutin. Misalnya, cracker milik Tianjin United Chemical yang mulai beroperasi pada awal bulan Juli 2020. Sebelumnya, cracker dengan kapasitas produksi ethylene sebanyak 240.000 ton/tahun tersebut dan kapasitas propylene sebesar 100.000 ton/tahun itu telah berada dalam maintenance sejak tanggal 8 Mei 2020. Demikian juga, CPC Corporation telah memulai kembali cracker naphtha no.4 yang berlokasi di Linyuan, Taiwan, setelah terjadi penutupan. Unit tersebut ditutup pada tanggal 2 Juli karena masalah teknis dan mulai beroperasi kembali pada tanggal 6 Juli. Unit tersebut dapat menghasilkan ethylene hingga 380.000 ton/tahun dan propylene sebesar 193.000 ton/tahun.

Harga ethylene di Asia dalam basis CFR Asia Timur Laut/Asia Tenggara

TanggalCFR NEA (USD/ton)CFR SEA (USD/ton)
1-Jul-2020877-885787-795
2-Jul-2020877-885787-795
3-Jul-2020877-885787-795
6-Jul-2020848-854778-784
7-Jul-2020837-845767-775
8-Jul-2020798-804748-754

Harga naphtha dalam basis CFR Jepang

TanggalPenawaran (USD/ton)
1-Jul-2020383
2-Jul-2020385
6-Jul-2020394
7-Jul-2020395
8-Jul-2020395

Tags: All Feedstocks,Asia Pacific,China,Crude Oil,Ethylene,Europe,Indonesian,Japan,NEA,Naphtha,News,SEA,Taiwan,US

Published on July 13, 2020 9:37 AM (GMT+8)
Last Updated on July 13, 2020 9:37 AM (GMT+8)