Search posts by:

Search posts by:

Newsletter successfully sent
Failed to send newletter

WeeklySSESSMENTS: Harga PE Pakistan Awal Pekan 15 Juni

Author: SSESSMENTS

Para Pemain Pasar PE Pakistan Berharap Sentimen Pembelian Tetap Sehat, Terlepas Dari Implementasi Kebijakan “Smart Lockdown

  • Alokasi pengiriman bulan Juni dari produsen Uni Emirat Arab ke Pakistan terjual habis
  • Permintaan secara keseluruhan di Pakistan telah meningkat sejak setelah liburan Idul Fitri
  • Sentimen pembelian diperkirakan akan tetap sehat meskipun ada penerapan kebijakan lockdown baru

Sebagaimana diceritakan kepada SSESSMENTS.COM, seorang distributor berhasil menjual semua alokasi pengiriman bulan Juni dari produsen Uni Emirat Arab ke pasar Pakistan sejak awal bulan Juni. Kesepakatan dicapai pada harga $790-800/ton untuk HDPE Film, $850-860/ton untuk LDPE Film, dan $820-830/ton untuk LLDPE Film C4. Distributor tersebut mengungkapkan bahwa penawaran pengiriman bulan Juni naik $40-50/ton pada perbandingan bulanan dan alokasinya terbatas. Untuk kargo asal Timur Tengah lainnya, seorang trader lokal menjual LLDPE Film C4 impor dari Saudi dengan harga $860/ton. Trader tersebut juga menerima penawaran baru untuk LLDPE Film C4 asal AS pada harga $850/ton, atau $70/ton lebih tinggi dari penawaran pada awal bulan Juni tetapi belum ada kesepakatan yang dibuat. Semua penawaran impor dalam LC at sight, basis CFR Pelabuhan Karachi.

Sumber pasar yang dihubungi oleh SSESSMENTS.COM menginformasikan bahwa secara keseluruhan sentimen pembelian di Pakistan telah membaik sejak setelah liburan Idul Fitri. Permintaan untuk resin PE di negara ini sedang berjalan dan beberapa pabrik beroperasi pada tingkat 60-70% dari kapasitas produksi normal. Sebagaimana tercatat, pemerintah Pakistan telah mencabut lockdown terkait virus corona sejak tanggal 9 Mei meskipun jumlah kasus yang dikonfirmasi dan kematian terus meningkat, dengan alasan kerugian ekonomi untuk membenarkan keputusan tersebut. Namun, pada tanggal 16 Juni, beberapa kota di Provinsi Punjab dan Sindh berada di bawah kebijakan "smart lockdown" sebagian karena Pakistan telah mengidentifikasi 20 kota yang disebut "coronavirus hotspot", yang memiliki kemungkinan peningkatan rasio/kecepatan infeksi. Di bawah kebijakan "smart lockdown" ini, hotspot-hotspot ini akan menjalani program pengujian, penelusuran, dan karantina (TTQ), sementara beberapa sektor ekonomi akan dibiarkan terbuka untuk meminimalkan kerugian ekonominya. Dari sisi pasokan, ketersediaan kargo impor PE di Pakistan terbatas.

Ke depannya, sumber-sumber pasar yang dihubungi oleh SSESSMENTS.COM percaya bahwa kebijakan lockdown baru yang secara resmi diberlakukan oleh pemerintah Pakistan tidak akan merugikan dunia industri. Seorang distributor berpendapat bahwa kebijakan baru itu tidak akan secara signifikan mempengaruhi kegiatan industri karena lockdown sebagian besar diterapkan di daerah perumahan, dengan demikian, sentimen pembelian resin PE diperkirakan akan tetap sehat di pekan mendatang. Untuk perkiraan harga, penawaran PE impor ke Pakistan kemungkinan besar akan mengikuti tren pasar internasional.



Penawaran PE impor dalam LC at sight, basis CFR pelabuhan Karachi

AsalProdukTipe TransaksiPenawaran (USD/ton)
Uni Emirat ArabHDPE FilmSold*790-800
Uni Emirat ArabLDPE FilmSold*850-860
SaudiLLDPE Film C4Sold860
Uni Emirat ArabLLDPE Film C4Sold*820-830
ASLLDPE Film C4Offer Received850
Description: *Pengiriman bulan Juni

Tags: Asia Pacific,ISC,Indonesian,PE,Pakistan,Weekly

Published on June 18, 2020 1:00 PM (GMT+8)
Last Updated on June 18, 2020 1:00 PM (GMT+8)