Search posts by:

Search posts by:

Newsletter successfully sent
Failed to send newletter

WeeklySSESSMENTS: Harga PVC Indonesia Awal Pekan 27 Juli

Author: SSESSMENTS

Pemain Pasar Indonesia: Pertumbuhan Permintaan Lesu, Kekhawatiran Terhadap Kelebihan Pasokan Membatasi Peningkatan Harga PVC

  • Para produsen lokal belum mengumumkan penawaran untuk pengiriman bulan Agustus
  • Pertumbuhan permintaan lesu, kekhawatiran terhadap kelebihan pasokan membatasi adanya peningkatan  harga
  • Pasar bergelut dengan pasokan yang menggunung

Pertumbuhan permintaan yang lesu dan kekhawatiran terhadap terjadinya kelebihan pasokan akan membatasi adanya peningkatan harga di pasar PVC Indonesia, sumber pasar menyatakan kepada SSESSMENTS.COM. Pada pekan ini, penawaran lokal dan impor yang baru cukup terbatas karena sebagian besar pemasok cenderung menahan diri sampai mereka memiliki kejelasan yang lebih baik mengenai kondisi pasar sebelum menentukan penawaran mereka. Di pasar domestik, sumber pasar menyebutkan bahwa para produsen lokal di Indonesia berencana untuk mengumumkan penawaran untuk pengiriman bulan Agustus pada pekan berikutnya. Sebagian besar produsen memberikan petunjuk akan menyesuaikan naik penawarannya untuk pengiriman bulan Agustus antara $10-30/ton dibandingkan dengan tingkat harga yang tersedia untuk pengiriman bulan Juli. Sumber pasar menyoroti bahwa peningkatan harga ini kemungkinan akan terbatas disebabkan oleh adanya kekhawatiran terhadap kelebihan pasokan. Selain itu, tidak semua sektor industri di Indonesia bergerak ke arah yang positif. Dari pasar impor, seorang produsen Cina telah mengumumkan penawaran baru untuk pengiriman bulan Agustus ke pasar Indonesia pada pekan ini. Beberapa pembeli melaporkan bahwa pihaknya telah menerima penawaran untuk pengiriman bulan Agustus untuk kargo PVC berbasis acetylene dari produsen tersebut seharga $885/ton dalam LC at sight, basis CIF Pelabuhan Utama Indonesia. Namun, para pembeli enggan untuk membeli kargo tersebut karena penawaran dari produsen itu dianggap terlalu tinggi dan tidak kompetitif dibandingkan dengan penawaran lokal.

Pasar PVC Indonesia telah berada di bawah tekanan dalam beberapa pekan terakhir, dengan sentimen yang masih tetap pesimistis di tengah berkurangnya permintaan dari segmen para pengguna akhir. Beberapa sumber pasar mengungkapkan bahwa bangkitnya permintaan untuk produk akhir belum terjadi, terutama dari sektor otomotif dan bangunan karena kepercayaan diri dari para konsumen belum pulih terkait dengan situasi ekonomi negara yang tidak menentu. Namun, beberapa konverter masih melihat adanya kenaikan yang besar dalam hal permintaan untuk pasokan medis, termasuk untuk APD (Alat Pelindung Diri) dan pelindung wajah. Beberapa sumber pasar menyebutkan bahwa kegiatan produksi di sebagian besar konverter di Indonesia bergerak pada kapasitas antara 50-100% tergantung pada pangsa pasar mereka. Dalam hal pasokan, beberapa konverter masih terbebani dengan persediaan yang tinggi karena menurunnya permintaan di pasar domestik dan ekspor mereka, katanya pada SSESSMENTS.COM.

Dalam hal prospek, sumber pasar di Indonesia menyatakan kepada SSESSMENTS.COM bahwa tidak akan terdapat peluang bagi harga PVC untuk dapat bergerak menurun pada waktu yang akan datang, didukung oleh meningkatnya harga monomer. Beberapa sumber pasar menyatakan bahwa pengeluaran pemerintah untuk barang dan jasa akan membantu untuk mendukung permintaan domestik.

Penawaran PVC berbasis ethylene lokal dalam basis FD Indonesia, belum termasuk PPN 10%

AsalTipe TransaksiPenawaran (USD/ton)Ketentuan Pembayaran
IndonesiaBuy Idea870-900Cash In Advance
IndonesiaBuy Idea890-90030 Days Credit Term
IndonesiaSold850-89030 Days Credit Term

Penawaran PVC berbasis acetylene impor dalam LC at sight, basis CIF Pelabuhan Utama Indonesia

AsalTipe TransaksiPenawaran (USD/ton)
CinaOffer Received885

Tags: Asia Pacific,Indonesia,Indonesian,PVC,SEA,Weekly

Published on July 28, 2020 3:38 PM (GMT+8)
Last Updated on July 28, 2020 3:38 PM (GMT+8)